SEJARAH

SEJARAH

Pada Tahun 1.484 Desa Jatipamor merupakan tempat yang banyak disinggahi oleh para pendatang yang mencari ilmu kesaktian. Dulunya desa ini merupakan hutan belantara sampai tidak tembus oleh cahaya matahari, dan ada seorang tokoh yang mengatakan bahwa barangsiapa yang menguasai daerah ini, maka dialah yang akan bisa menjadi pemimpin.

Kata Jatipamor memiliki arti Jati = Kuat, Pamor = Kesaktian/ilmu. Atau ada juga yang mengatakan Jatipamor itu tempat persinggahan, karena pada waktu itu banyak disinggahi oleh para pendatang. Di antara para pendatang yaitu dari arah timur Raden Jaya Kusumah (Mbah Raden), dari arah barat Raden Jaya Sentosa, arah selatan Musthofa Hadillah (Mbah Jaud), dan dari arah utara Sayyidina Muhyi (Mbah Jegong).

Bukti sejarah  Desa Jatipamor yaitu adanya IMAH GEDE (Rumah Besar) yang berlokasi di Rt 04/02, adanya KANDANG MUNDING (Kandang Kerbau) di Dusun Karapyak, adanya LUMBUNG PADI di tengah desa dan POHON JATI yang sekarang dijadikan tiang bendera di Balai Desa Jatipamor.

Nama-nama tokoh perintis Desa Jatipamor :

  1. Mbah Kalang/Siti Fatimah/Jaya Lengkara (Kertasuro)
  2. Mbah Maranggi (Indramayu)
  3. Mbah Raden/Arta Kusuma (Cirebon)
  4. Mbah Jaud (Panjalu)
  5. Mbah Jaya Sentosa (Sumedang).

Adapun nama-nama yang pernah memimpin Desa Jatipamor, di antaranya.

  1. Mbah Jaud
  2. Mbah Maranggi
  3. Mbah Ngabeui
  4. Mbah Bereg
  5. Mbah Fajar
  6. Bapak Hormat
  7. Bapak affandi
  8. Bapak Maksudi
  9. Bapak Thoyib
  10. Bapak H. Suarta
  11. Bapak H. Mukhtar (1951 – 1963)
  12. Bapak Umar (1963 – 1970)
  13. Bapak Miska (1971 – 1972)
  14. Bapak Adang Hasan Basri (1973 – 1983)
  15. Bapak Kurdi (1985 – 1989)
  16. Bapak Mauludin (1993 – 2002)
  17. Bapak Achmad Dumjati (2002 – 2012)
  18. Bapak H. Madtamin (2012 – 2017)
  19. Bapak Amin Mulyana (2019 – sampai sekarang)

Kantor desa

Demikianlah uraian singkat sejarah Desa Jatipamor ini dibuat, kami sebagai penyusun mohon maaf apabila dalam penyusunan sejarah ini banyak kekurangan dan kekhilafan serta jauh dari sempurna. Kami menyadari, tentunya masih banyak hal-hal lain yang belum tercover dalam penyusunan sejarah ini, untuk itu demi kelengkapan administrasi serta demi bahan pembelajaran pengetahuan, kami sangat mengharapkan kritik, masukan saran maupun pendapat dari pihak lain yang terlibat secara langsung maupun memiliki bahan informasi guna tersusunnya sejarah Desa Jatipamor yang factual dan akuntabel.

Tag: